Sabtu, 16 Februari 2008, saya sempat jalan-jalan ke Kab. Enrekang.
Bupatinya saat ini Latinro La Tunrung, yang saat ini lagi siap-siap
mau ikutan pilkadal lagi.

Pada tahun 2002, saya sering sekali lewat di Enrekang karna
kebetulan waktu itu saya lagi ada kerjaan di Toraja. Cuman waktu
itu saya kebanyakan lewat malam hari. Baru minggu kemarin itulah
saya masuk Enrekang siang hari.

Yang membuat saya kagum pada Enrekang ini adalah keindahan
pemandangan kawah gunung, setelah lepas dari kota ENrekang
dan sebelum masuk wilayah Toraja, kalo tidak salah
Gunung Nona namanya. Kata orang (ma’af) mirip dengan
kemaluan perempuan.

Selain itu adalah ternyata Kantor Bupati di ENrekang sudah ada
tiga buah. Atau dengan kata lain setiap periode Bupati
akan membangun satu kantor bupati yang baru. Mungkin inilah
salah satu buktinya bahwa tidak ada sejarahnya di Enrekang
bupatinya “oppo” (terpilih kembali untuk dua periode).
Hati-hati pak LAtinro. Pak Latinro sekarang juga lagi buat kantor
Bupati baru, kalo dia gagal dalam pilkada tahun ini, maka dia
tidak akan menikmati kantor bupati yang dibuat,
alias dia butakan bupati penggantinya.